Binatang yang haram dan yang tidak haram, binatang yang tahir dan yang tidak tahir

Bila kita membaca di dalam kitab Imamat 11 : 1 – 47, maka kita akan mengetahui bahwa TUHAN (YAHWEH / YEHOVAH) telah menetapkan hukum tentang binatang berkaki empat, burung-burung dan segala makhluk hidup yang bergerak di dalam air dan segala makhluk yang mengeriap di atas bumi, untuk membedakan antara binatang yang haram dan yang tidak haram, antara binatang yang tahir dan yang tidak tahir (jijik), sehingga para umatNya (ImamNya) mengetahui binatang-binatang apa yang boleh dimakan dan binatang-binatang apa yang tidak boleh dimakan.

Apakah sebenarnya maksud TUHAN (YAHWEH / YEHOVAH) melarang kita untuk memakan binatang-binatang tertentu ? … Dan mengapa bila binatang-binatang tertentu tersebut dilarang untuk dimakan, TUHAN (YAHWEH / YEHOVAH) tetap menciptakannya ? … Dan mengapa pula di dalam kitab Kejadian, Allah melihat bahwa semua binatang ciptaanNya itu baik ?

Semua pertanyaan-pertanyaan tersebut seringkali muncul dari orang-orang yang mengaku dirinya Kristen tetapi ternyata mereka masih memakan babi, udang, kepiting, tiram, lele, dll.

TUHAN (YAHWEH / YEHOVAH) telah berfirman kepada Musa dan Harun …

  • Semua binatang berkaki empat yang ada di atas bumi yang mempunyai kuku belah dan memamahbiak tergolong binatang yang tidak haram. Contohnya adalah lembu, sapi, kambing, domba, kijang, dll. (boleh dimakan)
  • Semua binatang berkaki empat yang ada di atas bumi yang mempunyai kuku belah tetapi tidak memamahbiak atau yang memamahbiak tetapi tidak berkuku belah tergolong binatang yang haram. Contohnya adalah babi, kelinci, unta, pelanduk, dll. (tidak boleh dimakan)
  • Semua binatang yang hidup di dalam air  yang mempunyai sirip dan sisik tergolong hewan yang tahir. Contohnya adalah gurameh, nila, kakap, krese, dll. (boleh dimakan)
  • Semua binatang yang hidup di dalam air yang tidak bersirip atau bersisik tergolong binatang yang tidak tahir (jijik). Contohnya adalah udang (hati-hati dengan yang terbuat dari udang seperti terasi, petis, dll.), cumi, kepiting, tiram (hati-hati dengan yang terbuat dari tiram seperti saos tiram, dll.), kerang, lele, tengiri, tongkol, tuna, cakalang, bawal laut, hiu, paus, dll. (tidak boleh dimakan).
  • Burung rajawali, ering janggut, dan elang laut, elang merah dan elang hitam menurut jenisnya, setiap burung gagak menurut jenisnya, burung unta, burung hantu, burung camar, dan elang sikap menurut jenisnya, burung pungguk, burung dendang air dan burung hantu besar , burung hantu putih, burung undan, burung ering, burung ranggung, bangau menurut jenisnya, meragai dan kelelawar, semuanya itu tergolong binatang yang tidak tahir (jijik). (tidak boleh dimakan)
  • Semua binatang yang merayap dan bersayap dan berjalan dengan keempat kakinya tetapi mempunyai paha di sebelah atas kakinya untuk melompat di atas tanah tergolong binatang yang tahir. Contohnya adalah belalang gambar menurut jenisnya, belalang kunyit menurut jenisnya,  dan belalang-belalang padi menurut jenisnya. (boleh dimakan), tetapi selainnya, segala binatang yang merayap dan bersayap dan berkaki empat tergolong binatang yang tidak tahir (jijik). Contohnya adalah kecoa, dll. (tidak boleh dimakan)
  • Semua binatang yang berjalan dengan telapak kakinya di antara semua binatang yang berjalan dengan keempat kakinya tergolong binatang yang haram. Contohnya adalah harimau, singa, kucing, serigala, anjing, kera, dll. (tidak boleh dimakan)
  • Semua binatang yang merayap dan berkeriapan di atas bumi tergolong binatang yang haram dan juga tidak tahir (jijik). Contohnya adalah tikus buta, tikus, katak, landak, biawak, bengkarung, siput, bunglon, ular, kelabang, kaki seribu, kalajengking, laba-laba, dll. (tidak boleh dimakan)

Mengapa TUHAN (YAHWEH / YEHOVAH) berfirman kepada Musa dan Harun seperti itu  ?

  • Alasan yang pertama, demi kekudusan sebagaimana firman TUHAN (YAHWEH / YEHOVAH) di dalam imamat 11 : 44 … Sebab Akulah TUHAN, Allahmu, maka haruslah kamu menguduskan dirimu dan haruslah kamu kudus, sebab Aku ini kudus …
  • Alasan yang kedua, untuk menentukan binatang-binatang apa yang baik bagi tubuh daging kita sehingga kita boleh memakannya, dan untuk menentukan binatang-binatang apa yang tidak baik bagi tubuh daging kita sehingga kita tak boleh memakannya.

Ilmu pengetahuan modern ternyata telah membuktikan bahwa binatang-binatang yang tidak boleh dimakan itu, lebih banyak ruginya daripada manfaatnya … semisal babi selain binatang yang rakus, juga merupakan binatang yang jorok, karena babi dapat memakan kotoran manusia, sampah, dan juga daging busuk. Semua yang dimakan menjadi bagian dari dagingnya, dan dagingnya mengandung unsur lemak yang banyak, di mana di dalam lemaknya yang tidak terpisah dari dagingnya itu dapat mengandung racun, sehingga tak heran bila berbagai penyakit dapat dibawa oleh babi … kemudian semisal kerang, kepiting, udang, lobster ternyata sudah diakui secara khusus sangat berbahaya, karena dapat menimbulkan berbagai penyakit termasuk kelumpuhan.

Semua yang diciptakan oleh Allah adalah baik, karena Allah menciptakan semuanya itu ada tujuannya masing-masing … ada binatang-binatang yang tercipta sebagai katalisator sampah-sampah alam (katalisator : sesuatu yang menyebabkan terjadinya perubahan dan menimbulkan kejadian baru atau mempercepat suatu peristiwa) … jadi tidak semua binatang yang Allah ciptakan bermanfaat bagi kesehatan manusia …oleh karena itu bila saudara nekat memakan binatang-binatang yang merupakan katalisator sampah-sampah alam tersebut tentunya tubuh saudara cepat atau lambat akan mengalami gangguan. Telah terbukti bahwa binatang-binatang yang hidup di air yang tidak boleh dimakan mempunyai fungsi untuk menetralisir racun dalam air … semisal lele di dalam kolam, ternyata akan menghisap unsur insektisida yang berasal dari air hujan, yang selanjutnya akan mengendap di dalam tubuh lele.

BACA JUGA :

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: