BAGI ORANG KRISTEN (COVENANT HOLDER), INJIL BARNABAS SAMA SEKALI TIDAK ADA ARTINYA

Siapa sebenarnya pengarang Injil Barnabas ? … mengenai siapakah yang mengarang  Injil Barnabas memang belum diketahui dengan pasti … hanya saja berdasarkan teks buku yang ada dan dari beberapa informasi, dapat ditarik suatu kesimpulan sementara, bahwa pengarang dari Injil Barnabas itu adalah seorang biarawan yang bernama Marino – seorang Yahudi berkebangsaan Spanyol – yang dipaksa memeluk agama Katolik dan harus mengikuti pendidikan Katolik. Kemudian dia mengenal agama Islam dan memeluk agama tersebut serta merubah namanya menjadi Mustafa Al – ‘Arandi. Sebagaimana banyak orang lain, dia  pun meninggalkan Spanyol dan pergi ke Italia. Di Italia lah diduga dia mulai mengarang Injil Barnabas dengan gaya tulisan yang digunakan bergaya Eropa, yang diindikasikan beraksen Eopa Italia – Spanyol, yaitu Tuska dan Venezia. Perlu saudara ketahui, bahwa Injil Barnabas ini tidak lain merupakan kombinasi dari cerita – cerita yang terdapat dalam keempat Injil ( Matius, Markus, Lukas, dan Yohanes ) di mana pada jaman itu yang semacam itu sudah banyak, hanya pada Injil Barnabas ini selain isinya mencerminkan beberapa teologi Katolik yang lahir pada abad pertengahan,  di dalam isinya pun ternyata juga ditemukan sejumlah ayat yang berasal dari ajaran Islam, serta ajaran agama Yahudi ( penyangkalan Yesus sebagai Mesias ). Sedangkan dari hasil pengujian kertas serta tinta yang digunakan, akhirnya dapat  diperkirakan bahwa Injil Barnabas ini ditulis sekitar abad ke – 15 atau abad ke – 16.  Jikalau dicermati kembali isinya ternyata isinya juga cocok dengan situasi orang Yahudi dan orang Islam pada jaman itu, maka jelas lah sudah bahwa penulis dari Injil Barnabas itu sama sekali bukan berasal dari kalangan  para pengikut Yesus … PENULIS BUKAN BARNABAS YANG ADA DALAM KITAB PERJANJIAN BARU ! JADI APA YANG SELAMA INI MASIH DISEBUT-SEBUT / DIANGGAP OLEH BEBERAPA ORANG SEBAGAI INJIL BARNABAS, SEBENARNYA TIDAK LAIN ADALAH  INJIL PALSU !YANG SAMA SEKALI TIDAK DIAKUI SEBAGAI INJIL, YAITU KABAR BAIK YANG MENCERITAKAN KEHIDUPAN DAN KARYA TUHAN YESUS !

Beberapa KEANEHAN yang terdapat di dalam INJIL BARNABAS antara lain sebagai berikut :

  • adanya kesalahan dalam mengetahui situasi dan kondisi daerah Palestina yang sebenarnya … pada bab 20 di situ disebutkan bahwa Yesus naik kapal ke Nazaret … padahal Nazaret ada di daratan pedalaman dan merupakan pegununungan … kemudian pada bab 21 di situ juga disebutkan bahwa Yesus naik dari Nazaret ke Kapernaum … padahal Kapernaum letaknya lebih rendah dari Nazaret … jadi sang penulis rupanya memang belum pernah datang ke Israel, sehingga sang penulis tidak mengerti mengenai geografi Israel / Palestina yang sebenarnya.
  • adanya kesalahan dalam memberikan kesan bahwa nama Barnabas diberikan kepadanya oleh Yesus dan dia termasuk salah seorang dari 12 murid Yesus … pada bab 42 di situ disebutkan bahwa Barnabas adalah seorang murid Yesus yang bersama-sama dengan Petrus, Yohanes, dan Yakobus pada waktu Yesus dimuliakan di atas gunung Hermon … padahal Barnabas baru muncul di masa Kisah Para Rasul … jadi baru muncul sesudah Yesus naik ke surga … sedangkan nama Barnabas itu adalah hasil pemberian rasul – rasul, yang artinya adalah anak penghiburan, kalau nama asli dari Barnabas sendiri sebenarnya adalah Yusuf – seorang Lewi dari Siprus ( Kisah Para Rasul 4 : 36 ).
  • adanya kesalahan dalam memahami tahun Yobel … pada bab 82 disebutkan bahwa tahun Yobel dirayakan setiap 100 tahun sekali … padahal dalam kitab Perjanjian Lama, Imamat 25 : 10 , tahun Yobel dirayakan setiap 50 tahun sekali … dan kesalahan ini menunjukkan bahwa Injil Barnabas memang ditulis sesudah tahun 1300, karena pada waktu itu Paus Bonifacius VII memutuskan ( mendekritkan ) bahwa tahun Yobel diperingati setiap 100 tahun sekali.
  • adanya kesalahan dalam penilaian kaum biarawan … pada bab  145 – 150 di situ disebutkan bahwa kaum Farisi seolah-olah tinggal dalam biara sehingga dikatakan sebagai kaum biarawan … padahal yang dikatakan kaum biarawan pada waktu itu seharusnya adalah kaum Essenoi, yaitu orang – orang yang memang mengisolasi diri atau menjauhkan diri dari keramaian duniawi, sedangkan kaum Farisi adalah orang – orang yang menekuni bidang agama, namun mereka masih bebas bergaul dengan masyarakat luas.

dan masih banyak lagi keanehan-keanehan yang lainnya …

Saya hanya menyampaikan …

CAMKANLAH  SAJA APA YANG YESUS KATAKAN DALAM MATIUS 18 : 7

CELAKALAH DUNIA DENGAN SEGALA PENYESATANNYA; MEMANG PENYESATAN HARUS ADA, TETAPI CELAKALAH ORANG YANG MENGADAKANNYA

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: